Rasputin

rasputin from rusia

Grigori Yefimovich Rasputin, itu nama yang diberikan kepada seorang bocah laki – laki yang lahir di sebuah desa kecil bernama Pokrovskoye, sebelah barat Siberia, Rusia pada 9 Januari 1869. Dinamai sesuai nama St.Gregory dari Nyssa yang lahir pada tanggal 10 Januari, tanggal dimana Rasputin dibaptis saat baru berusia satu hari.

Rasputin merupakan anak kelima dari 9 bersaudara, namun hanya 2 orang yang mampu bertahan hidup hingga dewasa yakni Rasputin sendiri dan adiknya Feodosiva. Grigory tidak mengenyam pendidikan formal karena memang tak ada satu sekolah pun di desanya, meski demikian keluarganya termasuk orang “berada” di desanya..

Grigory kecil dikucilkan dari pergaulan karena dianggap memiliki perangai yang tidak biasa dan gemar berkelahi, ia pun dianggap memiliki kemampuan khusus yang misterius. Pada 2 Februari 1887 di usia 17 tahun Rasputin menikahi Praskovia Fyodorovna Dubrovina dan dikarunia 6 orang anak yakni Mikhail, Anna, Grigori, Dmitri, Matryona (Maria) dan Varvara, namun 3 orang anak pertamanya meninggal di usia muda.

Rasputin meninggalkan desanya pada 1892 untuk belajar di biara Verkhoturye dimana dia bertemu dengan seorang “tetua” bernama Makary. Rasputin tampaknya begitu terpengaruh pada Makary ini sehingga ia meninggalkan semua kebiasaan lamanya termasuk mabuk – mabukan dan makan daging, Makary terlihat menjadi tokoh yang sangat mengisnpirasi dan memiliki peran penting dalam kehidupan “spiritual” Rasputin selanjutnya.

1901 Rasputin memulai pengembaraan spiritualnya dengan mengunjungi berbagai tempat, perjalananya mencapai Kazan, Kiev, Yunani hingga Yerusalem dan akhirnya tiba di St. Petersburg yang merupakan kota penting di Rusia (dan juga Eropa) pada era itu.

Menjadi Sahabat Tsar Nikolay

St. Petersburg di awal 1900an sangat dipengaruhi oleh ilmu mistis dan okultisme terutama di kalangan para bangsawannya. Rasputin dengan cepat memperoleh popularitas disana karena ketajaman visinya dan kharisma yang dimilikinya hingga mengantarkannya untuk bertemu dengan orang nomor satu di Rusia yakni Tsar Nikolai II dari dinasti Romanov dan istrinya Alexandra.

tsarevich alexeiRasputin terutama sangat dekat dengan Alexandra, sebuah hal yang menimbulkan rumor bila Rasputin memiliki affair dengan first lady dari kekaisaran Rusia itu. Namun beberapa sumber menyatakan bila kedekatan mereka adalah karena Rasputin berhasil menyembuhkan putera kesayangan Alexandra yang bernama Alexei termasuk ketika sang putera mahkota terkena penyakit langka, Hemophilia B dimana seluruh dokter bahkan ahli nujum sudah lepas tangan.

Kalangan pembenci Rasputin berpandangan sang mad monk (julukan yang diberikan untuk Rasputin oleh para hatters) menggunakan metode hipnosis untuk menyembuhkan Alexei yang sudah “divonis mati” secara medis itu. Beberapa lagi menuduhnya menggunakan semacam ilmu hitam, pengobatan tradisional dengan lintah bahkan pengobatan modern yang diluar ilmu kedokteran yang ada saat itu.

Apapun itu keberhasilan Rasputin membuatnya kian populer dan semakin dekat dengan keluarga kerajaan, sebuah hal yang membuat iri para bangsawan lain di sekitar keluarga dinasti Romanov. Berbagai upaya untuk menjatuhkan Rasputin pun dirancang, mulai dari tuduhan penyebaran ilmu sesat, pemimpin sekte hitam, memperkosa biarawati hingga tuduhan sebagai mata – mata musuh, segala gerak gerik Rasputin juga tidak pernah lepas dari pengawasan.

Kebencian pada Rasputin diperparah oleh kebiasaannya bergaul dengan para wanita khususnya yang berasal dari kalangan atas. Gosip bahwa Rasputin bermain cinta dengan sejumlah bangsawan merebak luas dan menjadi semacam “rahasia umum” bukan hanya di kalangan bangsawan namun hingga masyarakat biasa, konon para wanita bukan hanya tergila – gila dengan pesona Rasputin saja namun juga kemampuan sexualnya serta (maaf) alat vitalnya yang berukuran di atas rata – rata.

Berbagai upaya pembunuhan dilakukan terhadap Rasputin, pada 12 Juli 1914, saat berjalan pulang, Rasputin ditusuk hingga isi perutnya terburai keluar. Pelakunya adalah Khioniya Guseva seoarnag pengikut Liodor, salah satu tokoh gereja terkemuka, namun demikian Rasputin, secara ajaib, selamat dari upaya tersebut.

Keterlibatan Dalam Politik

Kampanye untuk mendiskreditkan Rasputin juga semakin meluas, ia pun ditolak oleh kalangan Gereja Ortodoks Rusia, namun tidak demikian dengan Tsar dan permaisuri. Rasputin justru kian mendapat kepercayaan tinggi dan tempat terhormat di kekaisaran, Rasputin konon memiliki peran signifikan atas kebijakan dan keputusan politik penting pada masa itu.rasputin

Masa itu adalah masa krusial, Rusia dihadapkan pada berbagai macam masalah mulai dari konvrontasi dengan kalangan religius renaissance, perang Balkan bahkan konflik yang nantinya berujung pada Perang Dunia Pertama. Disini Rasputin berhadapan langsung dengan salah satu tokoh sentral dan sangat berpengaruh yakni Grand Duke Nikolay Nikolayevich Romanov yang tak lain merupakan sepupu dari Tsar sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata Kekaisaran Rusia.

Rasputin menolak keterlibatan Rusia khususnya konflik langsung dengan Jerman, hal ini sangat membuat marah Grand Duke yang sangat ingin pergi berperang dengan Jerman. Rasputin berkali – kali mengirim telegram pada Tsar bahkan saat ia dirawat di rumah sakit mengingatkan bila Rusia berperang dengan Jerman akan menjadi akhir dari sejarah dinasti Romanov dan institusi Rusia.

Pada akhir tahun 1914 situasi berubah menjadi kastatropi besar, lebih dari 1,5 juta prajurit Rusia tewas di garis timur PD I dan Rusia dipukul mundur dari wilayah Polandia. Di dalam negeri kekacauan terjadi, harga – harga naik tinggi, bahan pangan langka dan kerusuhan dimana – mana, masyarakat Jerman menyalahkan keadaan itu pada “adanya sebuah kekuatan gelap” dan konspirasi dengan pihak Jerman yang semuanya mengarah pada Rasputin dan Tsarina mengingat sang permaisuri masih memiliki darah Jerman. Sementara di bawah tanah, gejolak juga mulai muncul khususnya dari kalangan Marxisme dengan tokoh sentralnya, Lenin.

tsar nikolay 2

Di pemerintahan Rasputin terlihat sebagai pendukung satu – satunya Tsar Nikolay yang paling setia ketika semua menteri maupun bangsawan lain meragukan kebijakan Tsar. Di sini terlihat power sesungguhnya dari Rasputin, sendirian ia mampu menjadi benteng dari berbagai manuver politik baik yang konstitusional maupun yang licik untuk menjatuhkan wibawa Tsar, Rasputin percaya sepenuhnya pada sistem monarki disaat yang lain ingin membawa Rusia di bawah parlemen imperial Duma.

Meski demikian dari luar seolah terlihat bila duet Rasputin – Alexandra justru yang mengendalikan Tsar. Media makin gencar menulis “hubungan” antara Rasputin dan Tsarina – sebutan bagi tokoh wanita yang memiliki kekuasaan otokratik – dalam kaitannya dengan pengendalian pemerintahan, dibuatlah seolah Tsar adalah boneka lemah yang dikendalikan oleh keduanya, karikatur atau meme  mengenai ini juga banyak dijumpai di sejumlah tempat di Rusia.

meme rasputin

Kondisi politik pun semakin memanas, sejumlah tokoh yang menginginkan liberalisme dan kelanjutan perang menyerang Tsar dan para pendukungnya di parlemen. Rasputin yang merupakan “orang kuat” dianggap merupakan kendala terbesar, kematiannya sangat diinginkan oleh banyak pihak, Gerrad Shelley, menyebut bahwa di kalangan  yang memiliki tujuan tertentu Rasputin merupakan orang yang “sangat berbahaya” dan akan sangat membantu bila ia “dihilangkan secara paksa secepatnya.

Rasputin sendiri bukan tidak menyadari bahaya yang mengancamnya, pernah satu ketika di tahun 1916 ia berujar bila ia rasanya tak akan hidup hingga akhir tahun. Beberapa hari menjelang kematiannya ia sempat membakar semua surat – surat dan dokumennya serta mentransfer semua uangnya pada rekening anaknya, Maria.

Misteri Pembunuhan Rasputin

Pada hari Jumat 16 Desember 1917 tengah malam, Felix Yusupov, politisi, orang paling kaya di kekaisaran Rusia dan salah seorang musuh Rasputin mengundang tokoh kharismatik ini ke rumahnya, konon Yusupov berjanji akan memperkenalkan Rasputin pada istrinya yang cantik jelita, Irina Alexandrovna, yang juga adalah satu – satunya keponakan Tsar Nikolai.

pembunuh rasputin

Felix Yusupof dan istrinya Irina

Rasputin tiba di istana Yusupov pada pukul satu dinihari tanggal Sabtu, 17 Desember 1917, Felix mengajak Rasputin ke sebuah ruang bawah tanah kedap suara yang tampaknya sudah disiapkan untuk rencana pembunuhan tersebut. Di ruang sebelah telah menunggu beberapa komplotannya yakni Grand Duke Dmitri Pavlovich, Vladimir Purishkevich, politisi sayap kanan liberal Rusia, asistennya  Dr. Stanislaus de Lazovert, Sergei Mikhailovich Sukhotin, dua sepupu Felix yakni Pangeran Nikita dan Pangeran Feodor serta dua orang wanita yang tak disebutkan namanya yang disinyalir adalah Marianne Pistohlkors, sepupu Grand Duke Dimitri serta penari ballet dan bintang film terkenal Rusia, Vera Karalli.

Felix menawarkan minuman dan makanan yang telah dibubuhi sejumlah besar sianida dengan dosis yang cukup untuk membunuh sepuluh pria dewasa sehat secara instant pada Rasputin namun setelah satu jam bukannya mati Rasputin justru hanya mabuk, Felix lalu menembaknya dengan Revolver milik Dimitri dari jarak dekat, peluru masuk melalui dada kiri tembus ke perut dan hati serta keluar dari sisi kanan tubuh, Rasputin pun ambruk ke lantai.

Mati? Tidak, selang beberapa menit sang tokoh kontroversial ini membuka matanya, ia yang sadar akan usaha pembunuhan terhadap dirinya berjalan tertatih menaiki tangga dan membuka pintu depan menuju halaman rumah, mendengar suara keributan itu para komplotan Felix menyadari bila Rasputin masih hidup mereka langsung mengejar Rasputin, Purishkevich menembak sebanyak 4 kali, 3 meleset namun sebuah peluru berhasil mengenai ginjal kanan dan bersarang di tulang belakang, sahabat Tsar Rusia ini tak sempat mencapai gerbang, ia jatuh ke salju di halaman hanya selangkah dari pintu rumah, tubuhnya diseret kembali ke ruang belakang.

Manusia – siapapun orangnya – akan mati seketika bila terkena tembakan pada titik vital tersebut, dan bukan hanya satu namun dua kali tembakan. Felix yang panik masih mencoba memastikan kematiannya dengan menghantam serta menginjak muka dan tubuh Rasputin berulang kali dengan sepatunya, tapi betapa terkejutnya sang bangsawan muda ini ketika tubuh Rasputin tiba – tiba tersentak, salah seorang dari komplotan itu, entah siapa, spontan menembak Rasputin tepat di keningnya, peluru yang akhirnya menamatkan cerita legendaris dari seorang pria dari desa kecil di wilayah terpencil yang menjadi tokoh sentral – dan mungkin paling berpengaruh – di Kekaisaran Rusia yang termashyur itu.

Untuk menghilangkan bukti, tubuh Rasputin dibungkus dengan mantel dan dilempar dari jembatan ke sebuah lubang es pada sungai Nevka, sialnya salah satu sepatu rasputin menyangkut pada rail jembatan, bukan itu saja, mantel yang digunakan untuk membungkus mayat Rasputin membentuk semacam layar yang alih – alih membuat tubuh Rasputin mengalir menuju laut lepas, seperti yang direncanakan, justru mengambang ke arah bongkahan es dan menyangkut disitu.

Keesokan harinya tubuh Rasputin yang membeku karena salju dan es ditemukan sekitar 140 meter dari jembatan tempat para pembunuhnya membuang jasadnya.


Cukup Tau Aja

  • kronologi diatas adalah memoar dari Felix Yusupov
  • Menurut hasil otopsi yang dilakukan oleh ahli otopsi bernama Korotov, memastikan penyebab kematian adalah peluru ketiga yang bersarang di lobus frontal dekat otak depan.
  • Ditemukan alkohol pada jenasah namun tidak ditemukan sianida dalam perutnya begitupun air dalam paru – parunya, hal itu membantah mitos bila Rasputin diracun dan masih hidup saat ditenggelamkan.
  • Hasil otopsi lengkap tidak pernah ditemukan atau diungkap ke publik hingga kini
  • Jenasah tokoh yang pernah sangat disegani di seantero Rusia, Eropa bahkan dunia itu diangkut dan dimakamkan dengan peti yang terbuat dari seng pada sebuah sudut di tanah milk Anna Vyrubova, sahabat dekat Tsarina Alexandra dan juga Rasputin sendiri.
  • Pemakaman pada 21 Desember 1917 itu hanya di hadiri oleh Tsar bersama istri dan anaknya, Vyrubova, pembantu dan beberapa teman dekat Rasputin seperti Lili Dehn, Alexander Protopopov dan kolonel Loman.
  • Hari itu juga Grand Duke Alexander Mikhailovich, ayah dari Irina meminta pada Tsar untuk menutup kasus pembunuhan Rasputin.
  • Seminggu kemudian Tsar mengasingkan Grand Duke Dmitry Pavlovich dan Felix Yusupov tanpa pengadilan, Tsar juga memerintahkan kepolisian untuk menghentikan penyelidikan dan memastikan kasusnya tak akan sampai di pengadilan.
  • Kesaksian Yusupov dan Purishkevich banyak yang meragukan, keduanya dianggap tak memiliki motivasi (dan keberanian) yang cukup.
  • Memoarnya dalam beberapa kesempatan juga kerap berubah dan tak jelas, Yusupov bahkan tak memberi detail yang pasti mengenai jenis senjata, mobil yang digunakan untuk membuang mayat, kaliber peluru dan hal krusial lainnya yang normalnya bisa diingat oleh seorang yang melakukan pembunuhan berencana.
  • Hal itu menimbulkan pertanyaan ada pihak lain khususnya pihak asing yang berperan dan atau menjadi mastermind dalam pembunuhan Rasputin.
  • Hampir satu abad kemudian, media terkemuka Inggris, The Telegraph membeberkan fakta mengejutkan bila dalang sebenarnya pembunuhan Rasputin adalah Badan Rahasia Inggris yang bertugas di Moskow.
  • Inggris sangat berkepentingan menghentikan upaya perdamaian Rusia – Jerman yang selalu disuarakan lantang oleh Rasputin, bila kesepakatan terjadi maka Rusia akan membebaskan 350.000 tentara Jerman, jumlah yang sangat cukup untuk merubah sejarah  Perang Dunia Pertama.
  • Seorang agen rahasia bernama Oswald Rayner disebut – sebut yang menembakan peluru terakhir yang menewaskan Rasputin, hal ini menguatkan fakta sebelumnya bila tembakan terakhir dilakukan oleh seorang profesional.
  • Tak banyak fakta mengenai Oswald, hanya disebutkan bahwa ia meninggalkan Rusia sekitar tahun 1919 atau 1920, bekerja sebagai koresponden untuk beberapa media Inggris termasuk Daily Telegraph dan menghabiskan masa tuanya hingga meninggal tahun 1961 di desa kecil di Oxford, Inggris.
  • Bila Oswald memang pembunuh Rasputin, maka ia membawa rahasia itu sampai mati, dia tak pernah berbicara mengenai pekerjaannya dan membakar semua dokumen miliknya, putra satu – satunya meninggal pada tahun 1965.
  • Nama putra satu – satunya Oswald itu bernama John Felix Warner, nama tengahnya diambil dari nama sahabat lamanya, Felix Yusupov.
  • Rasputin selalu diidentikan sebagai seorang “biarawan gila”, pemuja ilmu hitam, pemimpin sekte iblis, musuh gereja, gila perang dan sebagainya.
  • Kesan tersebut dikuatkan dengan menempatkan Rasputin sebagai sosok kejam dan jahat pada beberapa budaya modern seperti film , drama dan novel khususnya di dunia barat.

    rasputin sebagai penjahat di film

    Rasputin dijadikan tokoh jahat dalam film Hellboy (2004)

  • Kenyataanya Rasputin selalu menentang perang, aktif bergaul dengan para aktifis perdamaian dan menyuarakan penolakan keterlibatan Rusia dalam PD I yang terbukti menjadi awal dari kehancuran Imperium Rusia.
  • Misteri tentang keterlibatan wanita dalam hidupnya juga bisa diperdebatkan, hampir semua tuduhan yang mengarah pada dirinya tidak pernah terbukti.
  • Kini semakin banyak orang yang yakin bahwa kehancuran dinasti Romanov dan imperium Rusia bukanlah karena Rasputin namun karena para bangsawan yang korup, kepemimpinan yang tidak kuat dari Tsar dan intervensi asing.
  • Diatas semua kontroversi mengenai dirinya, satu kesepakatan terjadi, Rasputin merupakan sosok istimewa di mata mereka yang mengenalnya secara langsung baik kawan maupun lawannya.
  • Mata, ini mungkin merupakan organ paling legendaris dari Rasputin, jauh lebih legendaris dibanding organ vital – yang konon merupakan “miliknya” yang sampai saat ini masih dipamerkan di museum of Erotica di Rusia.

mata kharismatik rasputin

  • Tatapan mata Rasputin sanggup “membunuh”, If eyes could kill then it must be Rasputin’s eye, Yusupov, yang mengaku membunuhnya, pernah menyebut tatapan mata Rasputin begitu “berpendar”, Theofan, Paul Kurlov dan Count Kokotsov sepakat mata itu menusuk siapapun yang melihatnya, Elena Dzhanumova menulis kau tak akan bisa berlama – lama menatap mata Rasputin, Shelley memberi penjelasan yang lebih rinci, “mata itu sangat lembut seperti beludru yang bercahaya, membelai  dan membuat yang melihatnya  seolah seperti mendengar suara yang sangat merdu”.

Kita yang hidup satu abad setelah kematian Rasputin mungkin hanya bisa memprediksi, mengira – ngira atau menghakimi, namun dua kalimat ini mungkin bisa membuat kita lebih memahami tokoh kontroversial ini,

Brian Moynahan, jurnalis, sejarawan, dan penulis best seller yang pernah berkeliling Rusia dan menulis 3 buah buku tentang sejarah Rusia berucap, Tak ada bukti bahwa Rasputin pernah atau sekedar merasa perlu memanggil roh, dia memenangkan hati para pemujanya dengan kekuatan pribadinya, bukan dengan trik ataupun tipuan.

George Gerard Shelley, ahli bahasa dan penerjemah bagi keluarga Tsar Nikolay II mengatakan rahasia pesona Rasputin berasal dari kelembutan dan kehangatan dari keyakinan yang bercahaya.

Satu pemikiran pada “Rasputin

  1. Ping balik: USSR (Uniknya Serba – serbi Senyum Rusia) – Cukup Tau Aja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s